karyawan swasta ketahuan menggunakan alat bantu sex

Hari masih pagi dan kantorpun masih sepi siska beranjak kekantor diawal pagi yang sangat cerah, awal mula semua ini sudah dirancang siska untuk datang lebih awal dikantor dekat kosan dia karena selain dia tinggal bersama teman satu kamarnya dia juga tidak ada tempat untuk melampiaskan nafsu seksualnya yang kian memuncak berawal dari nonton film porno, dikosan yang tidak luas sekitar 3 x 4 meter itu siska kesusahan untuk mencari tempat untuk melakukan masturbasi yang aman dan nyaman sampai puncak klimaks dia dapatkan.

Terseliplah dipikiran siska untuk melakukan masturbasi diruang kantornya yang masih sepi karyawan lainnya, hari itu telah dia manfaatkan untuk melakukan masturbasi dengan menggunakan sebuah alat bantu sex yang dia dapatkan dari pembelanjaan secara online, diawal masturbasi sampai puncak klimaks dia dapatkan masih dalam kondisi aman namun saat itu apeslah sudah ketika petugas kebersihan kantor datang dan membersihkan seluruh ruangan kantor termasuk dari semua ruangan itu terdiri dari kantor siska, ketika itu dia terperogok basah ketahuan bahwa alat bantu sex yang siska gunakan masih terletak diatas meja kantor yang masih berlumuran sperma atau air mani yang baunya sangat menyengat tercium dari alat bantu sex tersebut.

Lalu siska bergegas untuk mengambil alat bantu sex tersebut dan segera dia masukkan kedalam kotak kemasan, petugas kebersihanpun langsung menegur siska dengan perkataan sedikit mengancam untuk melaporkannya keatasan, namun hal itu bisa dicegah siska dengan membungkam mulutnya selembar uang kertas untuk menutup mulutnya supaya tidak menyebar luas diseluruh karyawan dan tidak dilaporkannya keatasan.

alat bantu sex tertinggal dikamar hotel bintang lima

Pada suatu hari disalah satu kamar hotel termewah bintang lima yang ada dijakarta lebih tepatnya pukul 06:00 wib (pagi) salah satu kamar yang berlantai dua dengan nomor 216 pada hari senin salah satu pegawai hotel bagian klining servis telah membersihkan kamar tersebut yang sudah ditinggalkan penghuninya yang merupakan sepasang kekasih yang singgah hanya semalam menginap, mereka terdaftar dibuku resepsionis merupakan sepasang kekasih yang baru menikah untuk segera menjalankan bulan madu keluar negeri, ketika pegawai hotel telah membersihkan kamar tersebut dia menemukan sebuah silikon yang unik sekali dengan bentuk seperti microphone kabel, akan tetapi pegawai tersebut telah curiga kalau alat itu merupakan bukan termasuk microphone yang biasa dibuat untuk karaoke melainkan itu salah satu dari sebuah alat bantu sex dengan bentuk yang menyerupai microhone, dari bentuk dan model dia sudah menduga bahwa itu merupakan alat bantu sex wanita yang saat ini lagi banyak beredar di internet dengan bentuk dan model unik yang menyerupai berbagai alat elektronik maupun berbentuk seperti boneka yang termasuk dalam golongan daftar alat bantu sex pria yang saat ini juga lagi digandrungi oleh para pria kesepian untuk mendapatkan orgasme sampai terpuaskan.

Setelah menemukannya pegawai tersebut sedikit bingung untuk melaporkan hal tersebut dengan manager hotel karena yang menjabat pada bagian manager hotel itu adalah seorang wanita cantik yang apalagi seorang atasan tentunya dia sedikit risih untuk melaporkannya, seorang klining servis pun sudah berpikir kesana kemari hanya untuk mendapatkan ide bagaimana untuk melaporkan keatasan dan akhirnya timbulah ide yang baik tanpa harus bicara tentang urusan porno keatasan dengan membuang alat bantu tersebut kedalam tong sampah yang ada dilingkungan hotel tersebut.